Pengaruh Stress Dan Hubungannya Dengan Diabetes Yang Perlu Anda Tahu

Memiliki jenjang karier dan prestasi tinggi tentunya menjadi impian bagi setiap orang. Namun tindak lanjut setelah itu lebih berat yaitu Ketika Anda menerima pekerjaan atau penelitian yang memiliki beban kerja yang sangat berat. Tentunya hal ini akan membuat Anda sangat stress.

Bukan orang normal jika tidak pernah mengalami stress. Mulai dari remaja yang tertekan karena persaingan akademis di sekolah, mahasiswa yang stress karena skripsi dan penelitian, hingga orang dewasa yang pusing karena pekerjaan dan berbagai masalah yang lainnya. Semua ini akan berbahaya jika stress tidak bisa di kelola secara baik yaitu akan memicu penyakit diabetes. Apa sebenarnya hubungan stress dan diabetes ?

Stress Berlebihan Memicu Peningkatan Produksi Hormon Stress Dan Gula Darah 

stress

Salah satu pemicu diabetes adalah kadar gula dalam darah yang tidak terkontrol. Hal ini bisa diperparah ketika Anda dalam kondisi stress apalagi depresi terhadap sesuatu. Sebuah penelitian yang dilakukan di Munich, Jerman meyatakan jika 45 % orang yang bekerja di kantoran memiliki resiko lebih tinggi terkena diabetes karena tekanan yang tinggi di lingkungan kantor dan akan menyebabkan stress kerja.

Ketika Anda stress, tubuh akan memproduksi 3 macam hormon stress yaitu hormon adrenalin yang bisa meningkatkan frekuensi detak jantung, hormon neropinephrine yang meningkatkan fokus, serta hormon kortisol. Ketiga hormon tersebut sangat berpengaruh terhadap tingkat stress yang Anda hadapi.

Semakin tinggi stress yang Anda derita maka tubuh akan memproduksi hormon stress yang lebih tinggi dan nantinya akan berpengaruh terhadap keseimbangan kadar gula darah di dalam tubuh. Tidak hanya itu saja, hormon stress yang berlebihan juga bisa menyebabkan resiko rusaknya alat – alat vital di tubuh sehingga resiko diabetes lebih besar.

Stress Berlebihan Akan Memicu Emosi Berlebihan

stress memicu emosi

Ketika anda sedang tertekan karena suatu hal ada baiknya Anda menenangkan diri dengan pergi ke suatu tempat yang menyenangkan atau bermeditasi. Jika Anda hanya diam dan pergi ke tempat yang tidak kondusif alias ramai, maka emosi Anda akan semakin tidak terkendali dan berlebihan.

Emosi yang overload juga tidak baik karena akan meningkatkan kadar gula darah lebih cepat. Oleh karena itu, mengelola tingkat stress dan meredam emosi sangatlah penting untuk diperhatikan karena akan membuat resiko terkena diabetes semakin tinggi.

Apa Yang Harus Dilakukan ?

Agar anda bisa terhindar dari resiko stress dan diabetes, ada banyak hal yang perlu di perhatikan. Mulai sekarang Anda harus bisa mengatur jadwal kegiatan sehari – hari agar memiliki kesempatan untuk memanjakan diri. Me Time. Misalnya dengan bermain poker online, nonton film di bioskop, atau sekedar jalan-jalan ke tempat baru. Dengan begitu maka emosi yang telah terkumpul di tempat kerja setiap harinya bisa dikelola dan tidak akan menimbulkan stress namun justru menimbulkan kecintaan terhadap pekerjaan.

menjauhi diabetes

Selain itu anda juga harus memperhatikan berbagai makanan yang Anda konsumsi setiap hari – hari. Beberapa makanan yang mengandung lemak jenuh dan karbohidrat tinggi seperti nasi dan roti juga bisa meningkatkan kadar gula di tubuh secara cepat. Terlalu banyak atau terlalu sering mengkonsumsi lemak dan karbohidrat juga bisa memicu obesitas atau gemuk berlebihhan dan diabetes akan datang lebih cepat daripada biasanya.

Namun saat ini, diabetes tidak hanya menyerang orang obesitas saja melainkan sudah menyerang anak – anak yang memiliki tubuh kecil dan kurus. Hal ini banyak di alami di Indonsia yang memang memiliki kasus diabetes terbesar di dunia. Oleh karena itu penting bagi Anda untuk selalu menjaga kesehatan mental dan tubuh agar terhindar dari stress dan penyakit diabetes.